'

Friday, 21 September 2012

0 I amsterdam, Bagaimana Kota Amsterdam Berhasil Membangun Sebuah “City Brand”

08:21 Under From vilalhupi
[0 Comment]
I Amsterdam SignAmsterdam telah lama tidak masuk dalam daftar European Grand Tour. Akan tetapi, pada awal abad 21 kota Amsterdam melihat posisinya yang telah turun pada berbagai peringkat teratas tujuan wisata internasional, kota teratas tujuan konvensi, dan sebagainya. Hal ini dikarenakan meningkatnya kompetisi dari tujuan lain di Eropa, terutama kota-kota di Spanyol dan Eropa Timur. Untuk mempertahankan posisinya sebagai tempat teratas tujuan pariwisata dan bisnis, kerjasama swasta-publik dibentuk untuk mengubah citra Amsterdam dengan program kampanye marketing kota yang baru. Pada bulan September 2004, lahirlah nama I amsterdamI amsterdam adalah slogan dan brand all in one, baik untuk masyarakat dan kota Amsterdam itu sendiri.

I Amsterdam Logo
Kita semua telah akrab dengan brand komersial, akan tetapi apakah arti brand untuk kota? Menurut Konsultan Brand Saffron, pencipta barometer Saffron European City Brand Barometer, “brand” untuk tempat adalah “persepsi rata-rata atau umum dan asosiasi orang dengan tempat tersebut”. Hal ini, tentu saja persepsi subjektif berdasarkan selera pribadi dan pengalaman, namun secara umum terdapat kesadaran budaya tertentu terhadap gagasan kota yang dibentuk oleh media dan marketing.
Itu semua adalah harapan Amsterdam Partners, kerjasama publik-swasta yang dibentuk untuk mengembangkan dan memasarkan ibukota Belanda untuk memperluas dan sedikit mengubah cultural “awareness” dengan berfokus pada apa yang mereka identifikasi sebagai nilai inti dari kota: kreativitas (creativiteit), inovasi (innovatie) dan semangat perdagangan (handelsgeest). Ketiga nilai yang telah didefinisikan ditentukan setelah profil kota terbentuk berdasarkan 16 aspek yang berbeda dari Amsterdam, direpresentasikan dalam diagram berikut, yang menjelaskan persepsi tentang kota (dalam warna merah) dan pergeseran persepsi yang diharapkan dengan kampanye marketing yang baru (dalam warna hitam).

I Amsterdam InfoUntuk itu, mereka menginginkan konsep branding yang beragam yang akan menarik tidak hanya wisatawan, tetapi untuk mereka yang tinggal di daerah sekitar Amsterdam, serta untuk bisnis. Slogan kota sebelumnya seperti “Amsterdam Has It” atau “Capital of Sport” dan “Small City, Big Business” masih dianggap terlalu bias atau terlalu terfokus pada satu aspek dari kota sehingga dapat merugikan orang lain. “I amsterdam”, bagaimanpun dapat dikenali secara langsung seperti logo kota “I love NY”, yang telah menarik beberapa inspirasi. Kota Amsterdam mengundang anda untuk menjadi bagian darinya “I amsterdam and you can be too”.
I Amsterdam SignIdentitas baru ini dilengkapi dengan semua ekstensi dan aksesoris dari setiap kampanye marketing kontemporer: sebuah situs yang mudah diakses, akun twitter, halaman Facebook, dan bahkan sebuah aplikasi. Dan kemudian terdapat huruf merah dan putih setinggi dua meter yang menggambarkan slogan/brand. Sebagai hasil dari popularitas, brand  I amsterdam terus menyebar di seluruh web blog, majalah, situs foto, dan pencarian gambar Google.

i amsterdam products

Apakah I amsterdam berhasil? Angka pariwisata telah naik, bisnis semakin membaik dan sekali lagi Amsterdam telah mengkokohkan posisinya di lima kota tujuan teratas Eropa berdasarkan kekuatan brand dan aset budaya. Dalam delapan tahun, I amsterdam tidak hanya menjadi bagian dari indentitas budaya, namun telah menjadi sebuah landmark. Bagaimana dengan kota-kota di Indonesia? Apakah keberhasilan city branding Amsterdam dapat diikuti kota di Indonesia?
Read More »

0 Misteri Makam Qin Shi Huangdi

08:18 Under From vilalhupi
[0 Comment]
Qin Shi Huangdi MausoleumMakam Qin Shi Huangdi, kaisar pertama China yang sarat dengan nilai historis dan merupakan lambang kekuasaan tak terbatas Kaisar Qin Shi Huangdi. Terletak 30 km dari kota X’ian, propinsi Shensi, China. Qin Shi Huangdi adalah satu-satunya penguasa yang berhasil menyatukan 7 klan besar di China yang bertikai pada tahun 221 SM dan berhasil memerintahkan pembangunan infrastruktur publik secara besar-besaran yang tidak kalah dengan Tembok Besar China.

Qin Shi Huangdi MausoleumKaisar telah meninggalkan catatan tertulis atas prestasi di bidang militer dan hubungan diplomatik dalam serangkaian prasasti. Selain itu, Kaisar juga berhasil menghapus sistem feodalisme, memperkenalkan agama dan mengusulkan untuk membagi China ke dalam 36 wilayah administratif yang lebih efisien. Dari berbagai kemajuan prestasi yang telah dicapai, yang tidak kalah penting adalah standarisasi berbagai sistem penulisan, skala ukuran dan berat, sistem mata uang dan penyederhanaan metode pengarsipan. Meskipun dalam pemerintahannya telah mengalami kemajuan peradaban, Qin Shi Huangdi terkenal dengan sistem pemerintahan tirani.

Qin Shi Huangdi MausoleumMenariknya dari pembangunan makam besar ini, Kaisar memerintahkan pendirian ruangan pemakamannya pada tanggal yang sama di hari kenaikan tahtanya pada tahun 246 SM, dimana Kaisar masih berusia tiga belas tahun! Dalam suatu waktu, Qin Shi Huangdi pernah berusaha mencari formula keabadian, suatu langkah kontradiktif untuk mengabadikan “aturan ilahinya.” Namun, pekerjaan pembangunan telah selesai dalam waktu 36 tahun dan Qin Shi Huangdi meninggal tidak lama setelahnya pada tahun 210 SM.

Qin Shi Huangdi MausoleumPenemuan harta arkeologi ini terjadi pada tahun 1974, pada saat sekelompok petani China tiba-tiba melintasi makam dan mencoba untuk menggali sumur. Yang paling menonjol dari makam ini adalah ukurannya yang sangat besar dan tersimpan karya-karya seni yang luar biasa di dalamnya. Termasuk patung tentara yang terbuat dari terakota berjumlah 8.000, yang terdiri dari patung prajurit laki-laki dan patung kuda. Setiap patung terbuat dari terakota tanah liat setebal 3 inch, dan mereka dapat dibedakan dari pakaian dan persenjataan yang unik.

Qin Shi Huangdi MausoleumPara prajurit diposisikan sesuai dengan pangkat. Bagian lain dari 8000 patung diletakkan pada tiga ruangan terpisah. Ruangan pertama dan terbesar berisi pasukan perwira yang seolah-olah sedang melaksanakan tugas. Pada ruangan kedua ditempatkan pasukan khusus, dan ruangan ketiga adalah rumah bagi 68 komandan dan para perwira tinggi. Semua prajurit menghadap ke arah timur untuk melindungi Qin Shi Huangdi dari serangan musuh yang mungkin akan datang dari arah tersebut.

Qin Shi Huangdi Mausoleum
Misteri makam ini terletak pada kenyataan bahwa tiga ruangan prajurit yang terpisah hanya berukuran 1% dari luas keseluruhan makam. Bagian tengah makam diperkirakan masih terdapat suatu ruangan, namun belum pernah diungkap. Menurut sejarahwan China dan legenda, bagian ini diibaratkan sebagai sebuah kota dengan dinding, istana, makam dan ditujukan untuk pemakaman Qin Shi Huangdi di akhir hayatnya.

Qin Shi Huangdi MausoleumRahasia di makam ini telah mengundang para wisatawan dan para intelektual dari seluruh penjuru dunia. Sebagai seorang turis yang berkunjung ke makam, para tamu dapat bebas berjalan ke seluruh tempat, meskipun segala rincian penggalian makam berada di tangan pemerintah China. Saat ini pemerintah China masih berusaha untuk mengungkap rahasia dibalik makam Qin Shi Huangdi.

Qin Shi Huangdi Mausoleum
Read More »

0 Fotografi Manipulasi Sebelum Era Digital

08:16 Under From vilalhupi
[0 Comment]
Photo Manipulation Before Digital AgeFotografi era digital dengan software editing gambar telah membawa perubahan dalam dunia fotografi dengan meningkatnya kesadaran akan sejauh mana hasil foto dapat dimanipulasi. Sebelum era digital ternyata praktek manipulasi foto sudah dilakukan. Faking It: Manipulated Photography Before Photoshop at Metropolitan Museum of Art adalah pameran terbesar pertama fotografi manipulasi sebelum era digital.
Menampilkan sekitar 200 foto yang dibuat antara tahun 1840 hingga 1990 dengan berbagai tema seperti: seni, politik, berita, entertainment dan komersial. Foto-foto dalam pameran ini diubah dengan menggunakan berbagai teknik seperti multiple exposure, combination printing, photomontage, overpainting dan retouching pada negative film atau hasil cetak. Dalam setiap kasus, makna foto secara signifikan berubah dalam proses manipulasi.
Pameran ini dibuka mulai dari tanggal 11 Oktober 2012 dan akan berlangsung sampai 27 Januari 2013. Untuk informasi selengkapnya dapat dilihat di website resmi Metropolitan Museum of Art.

1. Man on Rooftop with Eleven Men in Formation on His Shoulders, c1930
Photo Manipulation Before Digital Age
Unknown Artist, American School
Man on Rooftop with Eleven Men in Formation on His Shoulders
ca. 1930
Gelatin silver print
Collection of George Eastman House
Photo Courtesy: The Metropolitan Museum of Art

2. Dream No. 1: “Electrical Appliances for the Home”, c1950
Photo Manipulation Before Digital Age
Grete Stern
Sueño No. 1: “Articulos eléctricos para el hogar” | Dream No. 1: “Electrical Appliances for the Home”
ca. 1950
Gelatin silver print
Twentieth-Century Photography Fund, 2012
Courtesy of Galería Jorge Mara – La Ruche, Buenos Aires

3. A Powerful Collision, 1910s
Photo Manipulation Before Digital Age
Unknown Artist, German School
A Powerful Collision
1910s Gelatin silver print The Metropolitan Museum of Art, Funds from various donors, 2010
Photo Courtesy: The Metropolitan Museum of Art

4. Room with Eye, 1930
Photo Manipulation Before Digital Age
Maurice Tabard (French, Lyons 1897–1984 Nice)
Roger Parry (French, 1905–1977)
Room with Eye
1930
Gelatin silver print
The Elisha Whittelsey Collection, The Elisha Whittelsey Fund, 1962
Photo Courtesy: The Metropolitan Museum of Art

5. Lenin and Stalin in Gorky, 1922 (1949)
Photo Manipulation Before Digital Age
Unknown Artist, Russian
Lenin and Stalin in Gorky, 1922
1949
Gelatin silver print with applied media
Ryna and David Alexander
Photo Courtesy: The Metropolitan Museum of Art

6. Dirigible Docked on Empire State Building, New York, 1930
Photo Manipulation Before Digital Age
Unknown Artist, American
Dirigible Docked on Empire State Building, New York
1930
Gelatin silver print
Twentieth-Century Photography Fund, 2011
Photo Courtesy: The Metropolitan Museum of Art

7. Hearst Over the People, 1939
Photo Manipulation Before Digital Age
Barbara Morgan (American, 1900–1992)
Hearst Over the People
1939
Collage of gelatin silver prints with applied media
The Nelson-Atkins Museum of Art, Kansas City, Missouri
Photo Courtesy: The Metropolitan Museum of Art

8. Two-Headed Man, 1855
Photo Manipulation Before Digital Age
Unknown Artist, American
Two-Headed Man
ca. 1855
Daguerreotype
Nelson-Atkins Museum
Photo Courtesy: The Metropolitan Museum of Art

9. Fading Away, 1858
Photo Manipulation Before Digital Age
Henry Peach Robinson (English, 1830–1901)
Fading Away
1858
Albumen silver print from glass negatives
The Royal Photographic Society at the National Media Museum
Photo Courtesy: The Metropolitan Museum of Art

10. Colorado Springs, Colorado, c1913
Photo Manipulation Before Digital Age
William Henry Jackson (American, 1843–1942)
Colorado Springs, Colorado
ca. 1913
Collage of gelatin silver prints with applied media
Amon Carter Museum of American Art, Fort Worth, Texas
Photo Courtesy: The Metropolitan Museum of Art

11. Cloud Study, 1856/7
Photo Manipulation Before Digital Age
Gustave Le Gray (French, 1820–1884)
Cloud Study
1856-1857
Albumen silver print from glass negatives
Maurice Sendak
The Estate of Maurice Sendak

 12. Aberdeen Portraits No. 1, 1857
Photo Manipulation Before Digital Age
George Washington Wilson (Scottish, 1823–1893)
Aberdeen Portraits No. 1
1857
Albumen print from glass negative
The Horace W. Goldsmith Foundation Fund, through Joyce and Robert Menschel, 2011
Photo Courtesy: The Metropolitan Museum of Art

13. The Vision (Orpheus Scene), 1907
Photo Manipulation Before Digital Age
F. Holland Day (American, Norwood, Massachusetts 1864–1933 Norwood, Massachusetts)
The Vision (Orpheus Scene)
1907
Platinum print
National Media Museum
Photo Courtesy: The Metropolitan Museum of Art

14. Henri de Toulouse-Lautrec as Artist and Model, 1892
Photo Manipulation Before Digital Age
Maurice Guibert (French, 1856–1913)
Henri de Toulouse-Lautrec (French, Albi 1864–1901 Saint-André-du-Bois)
Henri de Toulouse-Lautrec as Artist and Model
1892
Gelatin silver print
Philadelphia Museum of Art, Gift of Henry P. Mcllhenny, 1982-14-2
Photo Courtesy: The Metropolitan Museum of Art

15. Man Juggling His Own Head, c1880
Photo Manipulation Before Digital Age
Saint Thomas D’Aquin
Man Juggling His Own Head
De Torbéchet, Allain & C.
ca. 1880
Albumen silver print.
Collection of Christophe Goeury
Photo Courtesy: The Metropolitan Museum of Art

Read More »

0 Orang-Orang Jenius yang Diduga Mengalami Gangguan Mental

08:14 Under From vilalhupi
[0 Comment]

Ludwig Van BeethovenBeberapa penelitian ilmah telah menunjukkan bahwa para pemimpin politik besar dan orang-orang jenius di bidang kreatif mengalami gangguan mental lebih dari rata-rata umum. Sementara itu, hampir tidak mungkin membuktikan tokoh-tokoh sejarah dengan mendiagnosis dan membuktikan secara akurat dugaan yang dibuat oleh para peneliti. Namun hal ini tidak menghentikan para peneliti untuk tetap membuat dugaan. Berikut ini adalah para pemimpin politik besar dan orang-orang jenius di bidang kreatif yang diduga mengalami gangguan mental sepanjang hidupnya.

1. Abraham Lincoln – Depression?
abraham lincolnSeorang pemimpin besar yang juga merupakan Presiden Amerika Serikat ke 16 mulai dari Maret 1861 hingga April 1865. Lincoln berhasil menjadi pemimpin melewati berbagai krisis konstitusional, militer, moral, perang saudara Amerika. Lincoln juga berhasil memperkuat persatuan, mengakhiri perbudakan dan memodernisasi ekonomi serta keuangan. Abraham Lincoln diduga mengalami depresi berat. Menurut salah satu teman penulis biografi Lincoln, surat-surat yang ditinggalkan kepada teman-temannya mengindikasikan bahwa Lincoln merupakan salah satu orang paling tertekan yang pernah mereka lihat. Kedua orangtuanya dan beberapa anggota keluarganya juga mengalami depresi berat, secara biologis penyakit ini mungkin menurun kepada Lincoln. Puisi menghebohkan “Suicide’s Soliloquy” yang diterbitkan pada tahun 1838 diduga ditulis oleh Lincoln yang juga menguatkan bahwa dia mengalami deperesi berat.

2. Michaelangelo – Autism?
MichelangeloBanyak orang yang bertanya-tanya bagaimana seseorang dari jaman dahulu dapat membuat lukisan besar dan indah pada langit-langit gereja kapel Sistine. Menurut sebuah jurnal yang diterbitkan pada Journal of Medical Biography tahun 2004, gejala “single minded routine” (kelainan pada seseorang sehingga dianggap memiliki dunia sendiri) yang dialami oleh Michaelangelo mungkin telah memungkinkan hal itu terjadi. Menurut orang-orang yang hidup pada jamannya, pelukis tersebut “sibuk dengan realitas sendiri”. Sebagian besar anggota keluarga laki-laki juga tercatat memiliki gejala yang sama. Michaelangelo juga mengalami kesulitan membentuk hubungan dengan orang lain, dia hanya memiliki beberapa teman dan tidak pernah menghadiri pemakaman saudara sedarahnya sendiri. Semua hal ini dikombinasikan dengan kejeniusan dalam bidang matematika dan seni.

3. Edvard Munch – Panic Attacks?
Edvard Munch
Serangan panik paling terkenal di dunia terjadi di Oslo pada bulan Januari 1892. Munch mencatat peristiwa tersebut dalam buku hariannya:
“Suatu malam saya sedang berjalan di sepanjang jalan, kota itu berada di salah satu sisi fjord. Saya merasa lelah dan sakit. Saya berhenti dan melihat keluar diatas fjord, matahari terbenam dan awan berubah menjadi merah darah. Saya merasakan jeritan melewati alam.” (fjord: merupakan semacam teluk yang berasal dari lelehan glaciar, yaitu tumpukan es yang sangat tebal dan berat).
Pengalaman ini telah mempengaruhinya begitu mendalam dan dia mengalami peristiwa tersebut lagi dan lagi, yang akhirnya dituangkan pada lukisan berdasarkan pengalamannya, serta menuliskannya pada sebuah puisi di buku hariannya. Meskipun tidak diketahui apakah Munch terserang penyakit panik lagi, beberapa anggota keluarganya juga mengalami gangguan mental. Pada saat itu, adiknya berada di rumah sakit jiwa.

4. Ludwig von Beethoven – Bipolar Disorder?
Ludwig Van BeethovenKetika sang komposer meninggal dikarenakan sakit liver yang dideritanya pada tahun 1827, Beethoven telah berusaha mengobati dirinya sendiri akibat masalah kesehatan dan alkohol selama beberapa tahun. Sayangnya, banyak masalah kesehatan yang dideritanya mungkin dapat teratasi dengan pengobatan saat ini, termasuk penyakit bipolar yang dialaminya. Seperti yang telah diketahui banyak penggemar dan teman-temannya, ketika dia sedang mabuk dia mampu menulis berbagai karya sekaligus. Pada saat-saat kesehatannya memburuk, banyak karya-karyanya tercipta. Sayangnya, pada saat itu juga dia juga berpikir untuk mengakhiri hidupnya, seperti yang dikatakan oleh saudara-saudaranya dalam surat yang dia tulis. Pada awal tahun 1813, merupakan episode dalam hidup Beethoven dimana di mengalami depresi berat dan memutuskan untuk berhenti tampil di depan umum dan sempat mengamuk dalam suatu pesta makan malam. Dia juga hampir sepenuhnya berhenti menulis.

5. Charles Dickens – Depression?
Charles DickensPada usia 30, Dickens adalah seorang penulis terkenal di dunia. Memiliki banyak kekayaan dan tampak memiliki semuanya. Kehidupan Dickens pada masa kecil harus dilaluinya dengan sulit. Dia harus bekerja di pabrik sepatu dan hidup sendiri ketika ayahnya masuk ke dalam penjara. Pada masa sulit dan depresi yang dialaminya Dickens mulai menulis novel. Novel pertamanya ditulis di tahun 1844 dengan judul The Chimes, yang merupakan salah satu dari karyanya yang kurang dikenal. Setelah itu, tulisan yang ditulis oleh teman-temannya mengatakan bahwa dia mulai depresi pada saat memulai sebuah tulisan baru, akan tetapi suasana hatinya akan mulai membaik secara bertahap pada saat dia menyelesaikan tulisannya. Kondisi depresi Dickens mulai bertambah buruk seiring bertambah usianya dan akhirnya harus berpisah dengan istrinya, seorang aktris 18 tahun dan ibu dari sepuluh anak. Setelah dia mengalami kecelakaan kereta api, 4 tahun sebelum kematiannya, dimana dia tidak mengalami luka berat namun terpaksa untuk membantu penumpang lain yang sekarat sebelum bantuan datang, depresi yang dialaminya bertambah berat dan kreativitasnya berhenti begitu saja.

6. Charles Darwin – Agoraphobia?
Charles DarwinHingga saat ini para ahli masih memperdebatkan masalah persis apakah yang dialami oleh Darwin, akan tetapi apapun pendapat mereka, mereka bersungguh-sungguh ingin mengungkapkannya. Meskipun dalam lima tahun perjalanannya yang terkenal dan menghasilkan karya The Beagle yang membuat karier nya terangkat. Sepanjang waktunya Darwin mengalami kelumpuhan. Sementara dia berfokus pada gejala fisik sebagai penyebab semua penderitaannya, disertai dengan tubuh gemetar, halusinasi, mual, tangisan histeris, sepertinya penyebab utama agoraphobia yang membuatnya terbaring di tempat tidur selama kurang lebih 30 tahun. Darwin juga mengalami ketakutan untuk berbicara dengan orang-orang termasuk dengan anaknya. Dalam suratnya dia menulis, “Saya dipaksa untuk hidup…sangat tenang dan saya takut untuk melihat orang-orang dan bahkan tidak dapat berbicara kepada orang paling dekat.” Dalam salah satu suratnya Darwin juga pernah menulis ingin mengakhiri hidupnya karena publikasinya On the Origin Species, kontrovesi yang menyebabkan dia banyak menderita. Berdasarkan catatan detail setiap gejala baru atau gelaja yang berulang-ulang yang dia alami, Darwin diduga menderita OCD atau hipokondria.

7. Wiston Churchill – Bipolar Disorder?
Winston ChurchillSama seperti Abraham Lincoln, Churchill adalah seorang pemimpin besar yang tidak hanya berurusan dengan konflik pada tingkat internasional, tetapi juga berjuang dengan gangguan mental diri sendiri pada saat yang sama. Pada usia 30 tahun, dia mengeluh kepada teman-temannya bahwa dia diburu oleh “the black dog of depression”. Pada saat itu dia duduk di kursi parlemen dan akan berniat untuk bunuh diri. Churchill mengatakan kepada dokter bahwa dia harus dirawat dengan hati-hati pada saat dia berdiri di stasiun kereta api.
“Saya tidak suka berdiri di dekat rel kereta api ketika kereta ekspress melintas,” Churchill berkata kepada dokternya. “Saya ingin segera kembali berdiri dan apabila mungkin saya ingin berada di pilar diantara saya dan kereta. Tindakan kedua akan mengakhiri semuanya. Beberapa tetesan putus asa.”
Anjing hitam akan mengikuti hingga sisa hidupnya. Pada tahap tertentu kepribadiannya akan berubah dengan cepat, dan suasana hatinya akan berubah dengan cepat. Pada saat berada pada tahap “periods of high mania” dia akan tetap terjaga sepanjang malam untuk menulis. Dalam sepanjang karier politiknya Churchill telah menghasilkan 43 buku.

8. Kurt Godel – Presecutory Delusions?
Kurt GodelGodel adalah seorang ahli matematika dan logika jenius, dan juga merupakan sahabat dari Albert Einstein. Intelejensi super Einstein mungkin telah membuatnya tampak sedikit aneh bagi rata-rata orang, sekilas Godel tidak mengalami gangguan mental, namun di satu sisi Godel selalu berpikir bahwa seseorang ingin meracuninya. Dia begitu yakin dengan delusi ini, yang membuatnya hanya makan dari makanan yang dimasak oleh istrinya. Ketika istrinya dirawat di rumah sakit selama enam bulan, Godel berhenti makan dan akhirnya meninggal dalam kelaparan.

9. Leo Tolstoy – Depression?
Leo TolstoyTolstoy tidak menderita tanda-tanda yang jelas dari depresi hingga pada pertengahan usianya, akan tetapi ketika dia mulai terpukul, hal itu memukulnya dengan keras. Kepribadiannya mulai berubah drastis, mempertanyakan hampir segala sesuatu dalam hidupnya. Pada suatu ketika dia mengalami pergolakan dalam dirinya hingga memberikan segala harta miliknya, menjalani hidup selibat dan sangat meyakini agamanya. Pada suatu titik dia berheni untuk menulis dan berkata “Seni adalah tidak berguna dan juga menyakitkan”. Tolstoy adalah contoh seseorang yang sepertinya memiliki segalanya yang dibawanya dengan penyakit ini, meskipun berasal dari keluarga kaya, penulis terkenal, ayah dari 3 anak, seringkali terdorong untuk melakukan bunuh diri. Dia menulis dalam salah satu suratnya, “Kemungkinan untuk melakukan bunuh diri telah diberikan kepada setiap manusia, dan karena itu ia mungkin akan melakukan bunuh diri.” Pada akhirnya Tolstoy menarik keluar dari lubang ini dengan menjadi apa yang sekarang kita kenal dengan istilah terlahir kembali sebagai Kristen.

10. Isaac Newton – Everything?
Isaac NewtonSalah satu ilmuwan besar sepanjang masa yang pernah hidup juga salah satu yang sulit untuk didiagnosis, namun para sejarahwan meyakini bahwa banyak hal yang terjadi pada diri Newton. Para ahli menduga Newton mengalami gangguan bipolar yang dikombinasikan dengan kecenderungan psikotik. Ketidakmampuannya untuk berhubungan dengan orang, menyebabkan para ahli menduga bahwa Newton mengalami autisme. Dia juga memiliki kecenderungan menulis surat penuh dengan delusi gila, dan beberapa sejarahwan meyakini bahwa gejala-gejala yang dialami Newton adalah gejala pada skizofrenia. Apakah dia menderita atau merupakan kombinasi dari penyakit serius, tidak menghentikannya untuk menciptakan karya di bidang kalkulus, teori gravitasi dan menciptakan teleskop, suatu prestasi besar di bidang sains.
Read More »

0 10 Lubang Runtuhan yang Terkenal di Dunia

08:11 Under From vilalhupi
[0 Comment]
guatemala sinkhole 2010Lubang runtuhan atau dikenal dengan nama sinkhole adalah depresi alami atau lubang dalam topografi permukaan yang muncul akibat hilangnya lapisan tanah atau bantalan batuan, atau terjadi akibat aliran air di bawah tanah. Lubang runtuhan memiliki ukuran yang bervariasi dari kurang dari satu meter sampai ratusan meter dalam diameter dan kedalamannya, dan juga tidak bergantung dari jenis lapisan tanah dan bantalan batuan di atasnya. Pembentukan lubang runtuhan ini dapat terjadi berangsur-angsur atau secara mendadak, berbeda-beda, ditemukan di berbagai tempat di dunia. Berikut ini, foto-foto lubang runtuhan yang terkenal di seluruh dunia.

1.Guatemala Sinkhole, 2010

guatemala sinkhole 2010Hujan lebat dari badai tropis Agatha, mungkin memicu lubang runtuhan besar di Guatemala. Lubang runtuhan di Guatemala terjadi akibat pengikisan batuan di dasar, mengikis rongga bawah tanah yang kemudian runtuh. Resiko lubang alami jenis ini banyak terdapat di negara bagian Amerika Serikat. Lubang runtuhan di Guatemala menjadi istilah yang mengacu pada penurunan tiba-tiba permukaan tanah. Secara keseluruhan, resiko terulangnya lubang alami di Guatemala City adalah tinggi dan tidak terduga.

2. Guatemala Sinkhole, 2007

Guatemala Sinkhole, 2007Pada tahun 2007, sebuah lubang runtuhan yang sama muncul di kota Gutemala tidak jauh dari lubang runtuhan yang terjadi di tahun 2010. Kedua lubang runtuhan yang terjadi di kota Guatemala diperkirakan memiliki lebar 18 meter dengan kedalaman 100 meter. Doug Gouzie, seorang ahli geologi dari Missouri State University mengatakan, “Di kota Guatemala, saya tidak berpikir sisi lain akan runtuh secepat itu.”

3. Winter Park, Florida, Sinkhole

winter park florida sinkholePada bulan mei 1981 sebuah lubang runtuhan besar terjadi di Florida. Dalam satu hari lubang melebar hingga 98 meter dengan kedalaman 27 meter, menghancurkan sebuah dealer mobil dan kolam renang umum. Sebuah rumah dua lantai menghilang ke dalam lubang. Untungnya tidak ada orang di dalam rumah tersebut. Para ahli berhasil menstabilkan lubang runtuhan, yang kemudian menjadi atraksi wisata lokal selama musim panas 1981. Saat ini lubang runtuhan telah berubah menjadi danau buatan Rose.

4. Mulberry, Florida, Sinkhole

Lubang runtuhan yang muncul di daerah Mulberry, Florida pada tahun 1994 ini memiliki kedalaman 56 meter. Lubang alami ini terletak di tempat pembuangan limbah perusahaan tambang IMC Agrico. Perusahaan menggali batu untuk mengekstrak fosfat, bahan utama pembuat pupuk dan bahan kimia yang digunakan untuk memproduksi asam fosfat. Selain itu, bahan ini digunakan sebagai perasa soda dan berbagai makanan.

5. The Great Blue Hole, Belize

the great blue hole belizeGreat Blue Hole adalah lubang runtuhan bawah laut yang terletak di tengah laut Belize. Lubang ini berbentuk lingkaran, dengan luas lebih dari 300 meter dengan kedalaman 124 meter. Diperkirakan proses pembentukan lubang runtuhan ini terjadi dalam beberapa rangkaian, ketika permukaan air laut jauh lebih rendah. Pembentukan terjadi sekitar 153.000, 66.000, 60.000, dan 15.000 tahun yang lalu. The Great Blue Hole merupakan bagian dari Reef Barier Belize, sebuah situs warisan dunia PBB, UNESCO.

6. Picher, Oklahoma, Sinkhole

Aktivitas Penambangan seng dan timah selama bertahun-tahun telah meninggalkan kota Picher, Oklahoma penuh dengan lubang runtuhan. Atap dari beberapa tambang tidak dapat lagi mendukung berat bumi dan menyebabkan banyak tambang runtuh. Saat ini kota telah menjadi rumah bagi tumpukan sampah bekas aktivitas tambang dan meninggalkan banyak lubang runtuhan berukuran besar.

7. Iceland Sinkhole

iceland sinkholeLubang runtuhan ini terletak di Islandia, dengan kedalaman 45 meter. Foto ini adalah Mick Coyne, seorang petualang dan pemain kayak yang sedang menuruni lubang runtuhan menuju sungai Jokulsa, sungai terpanjang kedua di Islandia. Lubang runtuhan ini terjadi akibat fenomena alam uap panas bumi.

8. Ik-Kil Cenote, Mexico

cenote ik-kil yucatan mexicoLubang runtuhan Ik-Kil Cenote terletak di dekat kuil Maya Chichen Itza di Semenanjung Yucatan Meksiko. Cenote berarti “alam yang baik”. Lubang ini terisi oleh air dengan ketinggian 26 meter di bawah permukaan tanah dengan kedalaman keseluruhan 60 meter. Terdapat anak tangga yang menuruni lubang dan para wisatawan dapat berenang di dalamnya. Dahulu, lubang runtuhan ini digunakan oleh suku Maya untuk relaksasi dan upacara ritual.

9. Lisbon, Portugal, Sinkhole

Lisbon Portugal SinkholeSeorang pengemudi bus beruntung dapat melepaskan diri setelah bus yang dikendarainya jatuh ke dalam lubang runtuhan di kota Lisbon, Portugal. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 25 November 2003. Sopir bus tersebut tidak dapat menghindari lubang, ketika jalan di depan bus tiba-tiba terbuka. Lubang runtuhan ini memiliki kedalaman 10 meter yang disebabkan oleh hujan lebat.

10. Neversink Pit, Alabama

Neversink Pit merupakan lubang runtuhan dari batu kapur yang ditemukan di Alabama pada tahun 1998. Memiliki kedalaman 15 meter dan merupakan rumah spesies langka tanaman pakis. Lubang runtuhan ini adalah salah satu lubang runtuhan di dunia yang paling sering difoto karena keindahan pakis dengan karang dan air terjun.
Read More »