Daftar 5 Situs Warisan Dunia Yang Terancam Rusak

UNESCO
memiliki 38 daftar situs warisan dunia yang terancam rusak dengan
berbagai alasan, mulai dari kondisi politik dan kondisi perekonomian
negara. National Geographic News menambahkan 5 situs baru dalam daftar
situs warisan dunia yang terancam punah, dan 2 telah dihapus karena
kondisi yang semakin membaik.
1. Timbuktu, Mali

Didirikan akhir abad ke 5 sebelum Masehi sebagai pasar, Timbuku
menjadi pusat intelektual dan spiritual penting di bawah dinasti Askia
pada akhir abad ke 15.
Keputusan The World Heritage Committee untuk memasukkan situs ini ke
dalam daftar situs yang terancam rusak mencerminkan keprihatinan
internasional karena penjarahan dan perusakan yang dilakukan oleh
kelompok bersenjata MLNA dan Ansar Dine.
2. Church of The Nativity, West Bank
Pancaran sinar matahari yang masuk ke dalam Gereja Nativity
menandakan umat Kristiani percaya bahwa Yesus dahulu dilahirkan di
tempat ini.
Terletak di wilayah tepi barat Palestina, Gereja Nativity secara
bersamaan masuk ke dalam daftar situs warisan dunia UNESCO dan daftar
situs warisan dunia yang terancam rusak. Gereja ini terancam rusak yang
disebabkan oleh kebocoran air.
Masuknya Gereja ini dalam daftar situs yang terancam rusak sangat
ditentang oleh Israel dan Amerika Serikat, yang khawatir penerimaan ini
dipandang sebagai pengakuan oleh UNESCO sebagai wilayah negara Palestina
karena tidak ada kesepakatan dengan Israel.
3. Liverpool Maritime Meracantile, England
Cunard Bulding dan kapal yang merapat mencerminkan tenangnya
gelombang air dari Pier Head di Liverpool. Pier Head adalah bagian dari
Liverpool Mercantile City, sebuah situs warisan dunia yang masuk ke
dalam daftar situs UNESCO yang terancam rusak.
Situs yang terdaftar dalam situs warisan dunia UNESCO pada tahun 2004
masuk ke dalam daftar yang mulai terancam rusak yang disebabkan oleh
pembangunan besar-besaran dari liverpool Waters, sebuah pembangunan
kembali Docklands yang terletak di utara dari pusat kota.
The World Heritage Committee khawatir dengan pembangunan yang akan
memperpanjang pusat kota secara signifikan akan mengubah cakrawala dan
profil.
Liverpool merupakan salah satu pusat utama dunia perdagangan di abad
18 dan 19 yang memainkan peran penting dalam pertumbuhan dari Kerajaan
Inggris, menurut UNESCO.
4. Portobelo, Panama

Foto reruntuhan dan meriam yang sudah berkarat di benteng kolonial
Santiago, Portobelo, Panama, menunjukkan tanda-tanda yang jelas dari
kelalaian perawatan sebuah bangunan.
The World Heritage Committee, yang telah mengadakan pertemuan di St.
Petersburg, Russia, pada minggu ini memutuskan untuk memasukkan benteng
di Portobelo dan San Lorenzo yang dianggap sebagai contoh baik
arsitektur militer di Panama pada abad ke 17 dan abad ke 18 ke dalam
daftar situs warisan dunia yang terancam rusak.
Situs warisan dunia ini masuk ke dalam daftar UNESCO pertama kali
pada tahun 1980, yang kini kondisinya semakin memburuk. The World
Heritage Committee meminta kepada pemerintah Panama untuk melakukan
penilaian resiko struktrur bangunan dan segera melakukan tindakan untuk
memperkuat bangunan tersebut.
5. Tomb of Askia, Mali
Foto diatas merupakan foto Peziarah Muslim yang mengunjungi Makam Askia di Gao pada tahun 2007.
Makam ini dibangun pada tahun 1485 sebagai makam Toure, raja dari
kekaisaran Songhai. Makam ini merupakan salah satu dari dua situs
warisan dunia yang ditambahkan ke dalam daftar situs warisan dunia yang
terancam rusak UNESCO pada tahun ini sebagai kekhawatiran oleh perusakan
yang dilakukan oleh kelompok bersenjata yang menduduki wilayah
tersebut.
UNESCO mengatakan bahwa, lima dari situs warisan dunia yang terancam
rusak tahun ini dua diantaranya berada di Mali dan merupakan yang
paling memprihatinkan.
Peristiwa yang terjadi di Mali sangat bertentangan dengan semangat
seluruh pekerjaan yang dilakukan oleh UNESCO dan The World Heritage
Committee.